sesaat ingin beristirahat,
dari rutinitas yang terasa penat,
karena perjalanan tiada sekat.
sesaat ingin beristirahat,
dari rutinitas yang terasa penat,
karena perjalanan tiada sekat.
tiba-tiba ingin mati,
agar tahu tentang makna diri,
berguna atau malah tiada arti.
*menemukan kata-kata ini dari robekan kertas masa lalu
Yang aku tahu, mereka ini sedang “bekerja” di tengah malam yang penuh remang-remang.
Malam kemarin, seperti malam-malam sebelumnya, aku baru bisa meninggalkan kantor menjelang pukul 24.00. Baca selebihnya »
serasa kemarin….
kita berdua tertawa
kemudian berencana menguntai cerita
menjadi pelangi kehidupan
serasa kemarin….
adink tersenyum sendiri
kemudian ku cium pipi dan keningnya
sesaat sebelum kain putih bersih menutup seluruh rupanya
serasa kemarin….
ku berurai air mata sendiri
kemudian menerima ragamu
mengembalikan ke tanah tempat kita berasal
dan hari ini….
tepat setahun kepergianmu
semoga air mata dan kerinduan ini
menjadi untaian do’a nan tiada terputus.
Alm Gatot Maulana (24 Mai 89-27 April 08)
*SD Telaga Biru 7 Bjm, SD Bjb Utara 1, SMP 1 Bjb, SMA 1 Bjb, Sipil FT Unlam*
Jika Anda menuju atau pulang dari Banjarmasin, kemudian ingin beristirahat sejenak atau ingin menunaikan sholat, maka Langgar Darussa’adah Jl A Yani Km 15.600 Gambut bisa jadi menjadi salah satu pilihan.
Lalu apa menariknya, apalagi di sekitar kawasan itu pun banyak bertebaran langgar? Baca selebihnya »
Bunga, terutama bunga mawar memang selalu diidentikkan dengan kasih sayang dan perhatian.
Namun sejak dulu, saya sama sekali tidak tertarik mengirimkan bunga mawar kepada siapa pun sebagai pertanda saya menyayanginya.
Namun kejadian pada Sabtu (14/2) malam lalu, benar-benar menyadarkan tentang makna mawar ungu. Baca selebihnya »
Saya tidak akan pernah melupakan detik-detik menegangkan dalam goresan perjalanan hidup ini. Yakni saat menyambut kedatangan Sang titipan Ilahi
Dini hari Kamis, 8 Desember 2005, sekira pukul 01.00, terdengar tangisan pertama seorang bayi dari RS di Banjarbaru. Bayi itu memang baru lahir. Panjangnya 47 cm dan beratnya 2,5 kg. Namun tangisnya melemah, sehingga harus dirawat dulu di ruang inkubator. Maklum, dia lahir sebelum genap berusia 9 bulan di rahim. Dia lahir prematur. Setelah dirawat 3 hari, bayi itu dapat dibawa pulang. Baca selebihnya »
Judul tulisan ini memang saya jiplak seluruhnya dari cerpen Kematian yang Terlalu Pagi yang ditulis Sandi Firly -www.sfirly.wordpress.com-. Sebab, saya sepertinya baru saja merasakan kematian yang (saya nilai) terlalu pagi.
Saya ini adalah sulung dari dua bersaudara. Tapi kini menjadi anak tunggal. Adik satu-satunya, Gatot Maulana lebih dulu kembali ke Rahmatullah pada hari Minggu, 27 April 2008 di salah satu RS swasta di Banjarmasin, pada pukul 06.15.
Bagi saya, sungguh kematian (itu) terlalu pagi pada saat dia telah mempersiapkan ultah ke-19 pada tanggal 24 Mei 2008. Bahkan di kalender di handphonenya, dia telah menulis catatan pada tanggal tersebut. Baca selebihnya »